Friday, December 01, 2006

Your ride or mine?

Pembeli: "Mas, telornya berapa sekilo?"
Penjual: "Telor ayam atau telor bebek?"
Pembeli: "Telor ayam."
Penjual: "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"
Pembeli: "Ayam biasa."
Penjual: "Yang lokal atau yang import?"
Pembeli: "Yang lokal aja."
Penjual: "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta , Bogor atau Depok?"
Pembeli: "Yang Jakarta deh..." (Sambil terlihat kesal).
Penjual: " Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"
Pembeli: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?"
Penjual: "Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah! Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng."

7 comments:

nureen said...

bwoh...saspen eh...ahahahaha

Sash said...

AHAHAHA WASTING TIME TU EH!! MEMBARI MALAS. lol.

Anonymous said...

hikhikhikhikhik ur breakfast this morning really crunching my tummy, inda pyh wat ex.tummy lg :D:D :D

~DA~

mamalobengs said...

LOL!!! hahaha.. bagus eh tacticnya ah.. huhuh.. anyways. Very very nice layout.. mcm me-renovate jamban baru.. hehe.. :)

Anonymous said...

ha.ha. should use this delay tactic one of these days ..

Anonymous said...

Mamalobengs.. I don't know how you come up with such comments.. So..orisinal!!..I never see it that way..hahahaa

AnakBrunei said...

heheheh yeah, the story made my day as well!

mamalobengs: awu masang tile baru lai, bari kelas sikit heheh! watch out for the debris ah...